Home / Health / Waspada! Ketika Datang Bulan Tidak Kunjung Tiba, Kemungkinannya Bukan Hanya Hamil

Waspada! Ketika Datang Bulan Tidak Kunjung Tiba, Kemungkinannya Bukan Hanya Hamil

Periode menstruasi yang tidak juga datang, atau istilah medisnya disebut dengan amenorea, kerap dikaitkan dengan tanda-tanda kehamilan. Namun pada sisi yang lain, kondisi amenorea bisa muncul jika kamu terkena penyakit-penyakit tertentu.

Selain tanda-tanda kepada kehamilan, biasanya ketidakhadiran menstruasi terjadi pada wanita yang akan menyusui atau akan mengalami menopause. Ketiga kondisi tersebut adalah normal, biasa disebut juga dengan amenorea alami. Faktor umum yang berkontribusi terhadap terjadinya amenorea sendiri, antara lain ketidakstabilan hormon, konsumsi pil kontrasepsi, serta konsumsi obat-obatan untuk penyakit kanker, psikosis, dan skizofrenia.

Waspada Ketika Datang Bulan Tidak Kunjung Tiba Kemungkinannya Bukan Hanya Hamil - AlodokterWaspada Ketika Datang Bulan Tidak Kunjung Tiba Kemungkinannya Bukan Hanya Hamil - Alodokter

Kondisi tidak menstruasi atau amenorea dibagi menjadi dua, yaitu primer dan sekunder. Amenorea primer tidak adanya menstruasi sama sekali setelah menginjak usia 15 tahun. Sementara itu, amenorea sekunder ditandai dengan pernah menstruasi sebelumnya, lalu tidak menstruasi selama enam bulan atau lebih secara berturut-turut. Selain penyebab alami (kehamilan, menyusui, dan menopause), penyebab kondisi amenorea antara lain:

Kontrasepsi dan obat

Alat kontrasepsi, baik yang disuntik, ditanam, maupun pil yang diminum, dapat menyebabkan kondisi amenorea pada sebagian wanita. Dibutuhkan waktu agar ovulasi dan menstruasi kembali normal setelah berhenti mengonsumsi pil kontrasepsi. Selain itu, beberapa jenis obat-obatan juga dapat menghentikan siklus menstruasi, misalnya obat kemoterapi untuk kanker, obat antidepresan, obat antipsikotik, obat alergi, serta obat tekanan darah.

Hormon tidak seimbang

Hormon yang tidak seimbang bisa disebabkan oleh sindrom polikistik ovarium, malafungsi kelenjar tiroid, serta menopause prematur. Selain itu, kondisi medis yang mendasari ketidakseimbangan hormon dapat berupa adanya tumor kelenjar pituitari yang terletak di bawah otak. Tumor ini bisa mengganggu siklus menstruasimu.

Faktor gaya hidup

Misalnya berat badan rendah sehingga mengganggu fungsi hormon di dalam tubuhmu yang pada akhirnya berpotensi menghentikan ovulasi atau masa subur. Berhentinya menstruasi dapat terjadi karena perubahan hormon secara abnormal pada wanita yang mengalami gangguan makan, seperti anoreksia atau bulimia.

Stres juga bisa mengganggu fungsi otak yang bertugas mengendalikan hormon pengatur siklus menstruasi. Sebagai hasilnya, menstruasimu akan terhenti. Selain itu, berolahraga terlalu berlebihan juga bisa mengganggu siklus menstruasimu.

Cacat lahir

Amenorea primer bisa terjadi pada perempuan yang mengalami cacat lahir dengan bentuk organ genital atau panggul, yang meliputi:

  • Hymen atau selaput dara yang tidak memiliki bukaan.
  • Sumbatan atau penyempitan leher rahim (serviks).
  • Adanya septum vagina, yaitu pembatas yang membagi vagina menjadi dua bagian.
  • Tidak memiliki rahim ataupun vagina.

Penanganan amenorea bisa berbeda-beda pada tiap orang tergantung pada penyebab yang mendasarinya. Pil kontrasepsi atau terapi hormon lain dapat mengembalikan siklus menstruasi pada sebagian kasus. Sebagai contohnya pada kasus ketidakseimbangan hormon sebagai penyebab paling umum amenorea sekunder.

Seperti yang telah disebutkan, kamu lebih mungkin mengalami amenorea jika obesitas atau sebaliknya, lemak tubuh sangat rendah, ataupun penurunan berat badan signifikan secara tiba-tiba, misalnya akibat diet ketat atau setelah operasi bypass lambung. Jika amenorea disebabkan oleh gangguan makan, seperti anoreksia, maka diperlukan penanganan agar berat badanmu kembali normal. Menstruasi biasanya kembali muncul saat intensitas latihan dikurangi pada wanita yang mengalami amenorea yang disebabkan terlalu banyak latihan.

Pengobatan amenorea yang disebabkan oleh cacat lahir mungkin akan membutuhkan operasi, obat hormon, atau keduanya. Sementara itu, amenorea yang disebabkan oleh adanya tumor di otak dapat melibatkan pengobatan berupa pengangkatan tumor bila diperlukan, obat-obatan untuk menyusutkan ukuran tumor, maupun terapi radiasi yang hanya dilakukan bila langkah sebelumnya tidak berhasil.

Periksakan Kondisimu

Lakukan pemeriksaan ke dokter obstetri dan ginekologi bila kamu belum juga menstruasi di usia 15 tahun ke atas atau kamu sudah pernah menstruasi, tapi siklus haid berhenti selama tiga bulan berturut-turut, terlebih lagi disertai gejala-gejala berikut:

  • Sakit panggul
  • Sakit kepala
  • Kekeringan vagina
  • Perubahan suara
  • Perubahan ukuran payudara
  • Keluar cairan dari payudara seperti susu
  • Jerawat dan meningkatnya pertumbuhan rambut seperti laki-laki, atau sebaliknya, mengalami kerontokan
  • Meningkat atau menurunnya berat badan secara drastis

Dokter biasanya melakukan pemeriksaan fisik yang mencakup pemeriksaan panggul dan pemeriksaan kehamilan, serta tes darah untuk mengetahui kadar hormon dalam tubuh. Tes pencitraan dengan ultrasonografi, CT scan, ataupun MRI juga mungkin diperlukan.

googletag.cmd.push(function(){googletag.display(“div-gpt-ad-1450067495602-0”);});

Check Also

Apa Sajakah Tanda Dari Herpes Genital yang Perlu Kita Waspadai?

Apa Sajakah Tanda Dari Herpes Genital yang Perlu Kita Waspadai? – Salah satu penyakit infeksi menular …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *