Home / Health / Wahai Pria, Waspadai Kelainan pada Skrotum dan Testis Kalian

Wahai Pria, Waspadai Kelainan pada Skrotum dan Testis Kalian

Kelainan pada skrotum dan testis salah satunya dapat ditandai dengan adanya pembengkakan. Kondisi medis yang muncul dengan pembengkakan ini mungkin diakibatkan oleh adanya peradangan, akumulasi cairan, maupun pertumbuhan abnormal di dalam skrotum.

Pembengkakan pada skrotum kadang terjadi pada satu sisi, kadang juga terjadi pada dua sisi. Ketika skrotum mengalami pembengkakan, bisa turut melibatkan testis atau bisa juga tidak. Pada beberapa kasus, kelainan pada skrotum harus cepat-cepat ditangani.

skrotum - alodokter

skrotum - alodokter

Berbagai Kelainan pada Skrotum dan Testis

Skrotum adalah salah satu bagian dari organ reproduksi pria. Bentuknya berupa kantong kulit yang menggantung di bagian bawah belakang penis dan berperan sebagai pembungkus testis.

Ada beberapa kelainan yang mungkin terjadi pada skrotum dan testis yang harus Anda waspadai, yaitu:

Hidrokel

Hidrokel adalah kondisi ketika kantong testis atau skrotum dipenuhi oleh cairan yang mengelilingi testis. Biasanya hidrokel tidak membahayakan testis. Kondisi ini biasanya tidak menyebabkan rasa sakit dan dapat hilang dengan sendirinya.

Meskipun hidrokel lebih banyak terjadi pada bayi, kondisi ini tetap dapat dialami oleh laki-laki dewasa pada semua usia. Jika Anda mendapati bagian skrotum atau testis mengalami pembengkakan, disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter, terutama bila terjadi secara tiba-tiba disertai dengan nyeri.

Varikokel

Skrotum berisi vena dan arteri yang berfungsi mengalirkan darah ke kelenjar reproduksi. Jika pembuluh darah vena di dalam skrotum ini mengalami pembesaran, terjadilah varikokel. Dengan kata lain, varikokel adalah seperti varises yang terjadi pada skrotum.

Varikokel tidak boleh didiamkan karena dapat menyebabkan penurunan produksi dan kualitas sperma, dapat membuat ukuran testis mengecil, dan bahkan dapat menyebabkan infertilitas.

Varikokel mungkin saja terjadi pada kedua skrotum, tetapi hal ini sangat jarang. Pada umumnya, varikokel terjadi hanya pada skrotum sebelah kiri. Kondisi ini dapat mulai terjadi pada masa pubertas.

Torsio testis

Testis memiliki saluran (korda spermatika) yang berfungsi mengalirkan darah ke daerah ini. Ketika saluran tersebut berposisi tidak normal, misalnya bengkok atau terpelintir, maka aliran darah ke testis pun terhambat. Kondisi inilah yang disebut dengan torsio testis. Salah satu gejalanya adalah nyeri hebat yang timbul tiba-tiba pada testis.

Torsio testis sangat berbahaya, sebab bila terjadi selama beberapa jam saja dapat menyebabkan jaringan di testis mati dan berisiko menyebabkan kerusakan permanen pada testis. Kondisi yang biasanya dialami oleh remaja laki-laki usia 12-16 tahun. Meskipun demikian, bayi atau laki-laki yang usianya lebih dari itu juga dapat mengalami kelainan ini.

Epididimitis

Pada skrotum atau belakang testis terdapat tabung melingkar yang fungsinya menyimpan dan membawa sperma. Epididimitis adalah peradangan yang terjadi pada epididimis. Peradangan biasanya disebabkan oleh infeksi, misalnya infeksi menular seksual (klamidia dan gonore) atau bakteri lain yang tidak berhubungan dengan kegiatan seksual. Pada saat epididimis meradang, testis kadang-kadang juga ikut meradang. Kondisi ini disebut epididimo-orchitis.

Semua pria bisa terkena epididimitis, tetapi pada umumnya menyerang pria berusia 19-35 tahun. Kondisi ini biasanya membaik setelah diberikan antibiotik.

Skrotum sangat berkaitan erat dengan testis karena kantong inilah yang mendukung testis untuk menambah atau mengurangi suhu demi memproduksi kuantitas sperma yang normal. Oleh karena itu, Anda harus waspada terhadap kelainan-kelainan yang mungkin terjadi pada kedua organ ini.

Check Also

mengatasi batuk parah

Mengatasi Batuk Parah menggunakan Kurma Dan Susu

Mengatasi Batuk Parah menggunakan Kurma Dan Susu – Tak hanya dikonsumsi saat berbuka puasa, buah kurma …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *