Home / Tech / Uranus Diprediksi Miliki Dua Bulan Tambahan

Uranus Diprediksi Miliki Dua Bulan Tambahan

CALIFORNIA – Badan Antariksa Amerika Serikat NASA meluncurkan dua probe-nya Voyager hampir 40 tahun yang lalu, di mana yang pertama dikirimkan ke rute langsung ke luar tata surya, sedangkan Voyager 2 mengambil rute yang lebih panjang untu survei Neptunus dan Uranus pada 1986.

Pada ilmuwan terus menyisir atas data itu, dan mereka mungkin telah membuat penemuan dari rekaman berusia 30 tahun yakni dua bulan tambahan yang mengorbit Uranus, sehingga totalnya 29.

Diwartakan Engadget, Selasa (25/10/2016) peneliti Cornell yang menyurvei cincin Uranus ketika mereka menemukan bahwa jumlah material dalam cincin alpha bervariasi secara periodik, dia menemukan hal yang sama ketika memeriksa cincin beta-nya.

Asimetri bisa jadi belum ditemukan dalam cincin, Chancia dan pasangannya diperkirakan menjadi 2-9 mil dengan diameter seukuran bulan Saturnus. Voyager 2 mengukur cincin dengan menembakkan sinyal radio melalui mereka kembali ke Bumi serta mengukur cahaya bersinar dengan background bintang-bintang ke hitungan orbit, yang membantu mengungkap berapa banyak material hadir.

Satelit potensial bermunculan dalam data Uranus mirip dengan struktur quasi-moon di Saturnus yang disebut moonlet terbangun. Cincin es raksasa yang terutama lebih sempit dari Saturnus, tetapi struktur baru mungkin menjelaskan bahwa dengan bertindak sebagai bulan gembala yang menjaga material melingkar menyebar.

Dua dari 27 satelit Uranus yang diketahui, Ophelia dan Cordelia, melakukan ini untuk cincin epsilon planet. Para peneliti tidak benar-benar menemukan cincin, hanya data pendukung keberadaan kemungkinan mereka.

Check Also

Kocak, saat Jokowi Ditanya Netizen Soal Hokage Ke-8 ‘Naruto’

JAKARTA – Akun Youtube Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengunggah video yang menjawab pertanyaan dari …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *