Tech
Posted By doko

Taklukkan Medan Berat, Prades Kuasai Etape II


Kamis, 12 Mei 2016 − 19:57 WIB

BANYUWANGI – Pembalap Spanyol Benjamin Prades menguasai etape kedua Internasional Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI). Kamis (12/5), pembalap yang tergabung dalam Team Ukyo melahap rute RTH Maron-Taman Blambangan dengan catatan waktu 3 jam, 42 menit dan 58 detik.

Kombinasi medan tanjakan dan datar memberikan keuntungan bagi Prades untuk mengunci posisi pertama. Dia meninggalkan dua pesaing beratnya, yakni Felipe Marcelo (7Eleven – SAVA RBP) dan Ricardo Garcia (Kinan Cycling Team) yang berada di urutan kedua dan ketiga.

Para pembalap beradu kencang di rute sepanjang 145,7 km dari RTH Maron menuju Taman Blambangan. Rute tersebut memperebutkan dua intermediate sprint di Sumber Beras (KM 39,4) dan Rogojampi (KM 68,5). Setelah itu, ada dua tanjakan, yakni tanjakan kategori empat di Pendarungan dan tanjakan kategori tiga di Kalibendo.

Benjamin Prades tidak mengalami kesulitan untuk menaklukkan tanjakan maupun jalur landai. Saat berada di tanjakan, dia berupaya keras untuk tidak tertinggal dengan pembalap-pembalap lainnya dan selalu tergabung dalam kelompok terdepan.

Itu dilakukan karena Prades adalah pembalap spesialis sprint atau jalur landai sekaligus climber atau tanjakan. Kendati tidak mengungguli jago-jago tanjakan, namun dia berhasil mempertahankan posisi untuk tidak tertinggal jauh di wilayah pegunungan seperti Pendarungan dan Kalibendo.

Terlihat ada sepuluh pembalap yang meninggalkan rombongan sejak Kalibendo. Selain Prades, mereka di antaranya juara bertahan ITdBI Peter Pouly, climber Indonesia yang kini membela Terengganu Cycling Team Dadi Suryadi, serta Hari Fitriyanto (Black Inc Cycling Team).

Rombongan ini bahkan sanggup meninggalkan pembalap lain hingga berjarak 2 menit, karena hampir semuanya berkarakter climber. Namun pada 5 kilometer terakhir, mereka mau tidak mau harus sprint. Sebab, jalanan menurun dan mendatar hingga garis finis.

Selepas dari medan tanjakan, Prades sendiri mulai menunjukkan powernya sebagai jago sprint. Di 5 kilometer akhir, dia beradu kencang dan berhasil menjaga posisinya hingga garis finish. “Saya suka dengan medan di etape kedua ini,” kata Prades.

“Saat menanjak, saya berusaha terus menempel pembalap terkuat. Ketika jalur sudah landai, saya beradu sprint dengan mereka. Saya punya kekuatan untuk sprint dan itu saya manfaatkan di lime kilometer terakhir,” urai Prades yang tahun lalu juga juara Etape II.

Pembalap berusia 33 tahun tersebut untuk sementara berada di urutan teratas General Classification atau klasemen umum. Pada Jumat (13/5) atau etape ketiga, dia bakal mengenakan Yellow Jersey. Etape ketiga nanti bakal menempuh jarak 127,1 kilometer, mulai Grang Watudodol hingga Taman Blambangan.

(aww)

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘Small-Leaderboard-468×60’); });

View Comments
There are currently no comments.