Home / Tech / Soal Perubahan Rute Sirkuit, Rossi Dinilai Cuma Banyak Omong

Soal Perubahan Rute Sirkuit, Rossi Dinilai Cuma Banyak Omong

Jelang Grand Prix Spanyol 2016

Minggu, 5 Juni 2016 − 19:00 WIB

BARCELONA – Valentino Rossi jadi sosok yang paling menentang hasil perubahan rute balap Sirkuit Catalunya usai pembalap Moto2 Luis Salom tewas di sesi latihan bebas. Namun menurut dua pembalap Monster Yamaha Tech3, The Doctor cuma banyak omong.

Komisi Keselamatan Balap akhirnya mengubah rute balap Sirkuit Catalunya yakni di Turn 10 dan 13. Hal itu rupanya mendapat tentangan dari Rossi yang mengklaim seharusnya Turn 12 yang diubah karena sudah dibahas selama enam tahun terakhir. (Baca Juga: Makan Korban Jiwa, Rute Balap Sirkuit Catalunya Dialihkan)



Namun dua joki Monster Yamaha Tech3 yang datang ke pertemuan Komisi Keselamatan Balap, Bradley Smith dan Pol Espargaro, menuding Rossi tidak turut andil dalam pembahasan tersebut. Keduanya menganggap pembalap senior itu tidak ikut pertemuan sehingga tak pantas mengkritik keputusan hasil yang disepakati. (Baca Juga: Rossi Ngedumel Dua Rute Sirkuit Catalunya ‘Disunat’)

“Valentino adalah pembalap yang tidak muncul dalam rapat Komisi Keselamatan. Dia tidak memberi pendapat soal pekerjaannya musim ini, jadi dia tidak bisa memberi komentar,” kecam Smith dikutip Crash.

“Dia belum pernah datang ke Komisi Keselamatan sama sekali tahun ini. Tidak sekali pun sejak insidennya di Malaysia (bentrokan dengan Marquez). Jadi dia sudah meludahi bonekanya. Jadi mengapa dia melakukannya ketika dia tidak memberi kontribusi apa-apa? Anda tidak punya kaki untuk datang? Dia belum datang tahun ini, sehingga ia tidak punya alasan untuk bicara apapun soal keputusan ini,” tegasnya.

Sama halnya dengan Smith, Espargaro juga mempertanyakan sikap Rossi. Ia menyayangkan juara dunia sembilan kali itu justru tidak berbagi pengalaman soal tata letak Sirkuit Catalunya pada saat-saat genting.

“Mengapa Valentino sejak Malaysia belum pergi ke Komisi Keselamatan? Kami butuh sosok Valentino. Kami butuh dia dan pengalamannya. Kami juga perlu Jorge, yang tidak pernah datang juga. Dia tidak bisa mengatakan hal seperti itu. Ini sangat bodoh dan sangat tidak menaruh hormat pada para pembalap yang datang kemarin,” sindirnya.

“Anda mengatakan ada sudut yang memang berbahaya, tetapi tidak ikut rapat dengan Komisi Keselamatan untuk mengatakan demikian. Jika seseorang terjatuh di pojokan itu tahun depan lalu mati, apa yang akan Anda lakukan? Anda cuma bisa mengatakan ‘Sial, saya tahu ini berbahaya”. Kami punya kesempatan besar untuk menunjukkan kepada dunia kita adalah orang-orang yang baik,” pungkasnya.

Tak cuma Rossi, Lorenzo juga tak ikut rapat tersebut. Hanya sepuluh pembalap yang hadir dalam pertemuan yakni Marc Marquez, Andrea Iannone, Pol Espargaro, Jack Miller, Bradley Smith, Alvaro Bautista, Aleix Espargaro, Andrea Dovizioso, Tito Rabat dan Cal Crutchlow. (Baca Juga: Komisi Keamanan Harus Dengar Pendapat Sirkus MotoGP)



Marquez yang datang ke pertemuan tersebut, sejatinya mengatakan tidak sepakat dengan perubahan tata letak Sirkuit yang mana tidak mengubah Turn 12. Namun ia menegaskan, sikap yang diambil Komisi Keselamatan sudah bagus mengingat hal itu merupakan bentuk antisipasi kejadian yang tak diinginkan terulang kembali.

(sha)

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘Small-Leaderboard-468×60’); });

Check Also

Kocak, saat Jokowi Ditanya Netizen Soal Hokage Ke-8 ‘Naruto’

JAKARTA – Akun Youtube Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengunggah video yang menjawab pertanyaan dari …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *