Home / Tech / Maria Sharapova Resmi Ajukan Banding Kasus Dopingnya

Maria Sharapova Resmi Ajukan Banding Kasus Dopingnya

Rabu, 15 Juni 2016 − 18:44 WIB

NEW YORK – Maria Sharapova coba berusaha menyelamatkan nasibnya dari sanksi kasus doping yang menjeratnya. Petenis cantik asal Rusia itu telah mengajukan banding ke pengadian tinggi olahraga agar bisa ikut kualifikasi Olimpiade 2016.

Seperti diberitakan ESPN, Sharapova mengajukan banding atas sanksi larangan bertanding selama tahun dari Federasi Tenis Internasional (UTF) ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Tujuannya adalah untuk mengurangi atau membatalkan hukuman tersebut meski ia dinyatakan positif menggunakan meldonium di ajang Australia Terbuka 2016.

CAS mengatakan kedua belah pihak sepakat mempercepat proses banding sehingga CAS bisa mengeluarkan keputusan paling lambat 18 Juli. Jika berjalan sesuai rencana, Sharapova masih punya kesempatan bersaing di Olimpiade Rio de Janeiro.

Sebelumnya Sharapova memang berencana mengajukan banding atas kasus yang menimpanya. Pengacara John Haggerty mengatakan kliennya bakal berusaha memperjuangkan keadilan.

Sharapova tersandung kasus doping sejak awal tahun ketika berlaga di Australia Terbuka 2016. Ia kedapatan menggunakan meldonium, yang ternyata sudah ditetapkan sebagai obat terlarang oleh Badan Anti-Doping Dunia (WADA) per 1 Januari 2016.

Sharapova mengaku tetap mengunakan meldonium dengan alasan tak tahu. Hal itu ia ungkap dalam sesi konferensi persnya Maret lalu.

ITF lantas menangguhkannya dari berbagai turnamen dengan alasan penyelidikan. Awal bulan lalu, akhirnya pemilik lima gelar Grand Slam resmi dihukum dua tahun. (Baca Juga: Dihukum 2 Tahun, Maria Sharapova Berontak)

(mir)

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘Small-Leaderboard-468×60’); });

Check Also

Kocak, saat Jokowi Ditanya Netizen Soal Hokage Ke-8 ‘Naruto’

JAKARTA – Akun Youtube Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengunggah video yang menjawab pertanyaan dari …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *