Home / Health / Lima Kondisi Pengacau Kelenjar Ludah

Lima Kondisi Pengacau Kelenjar Ludah

Kelenjar ludah berfungsi untuk menghasilkan air liur. Namun, kelenjar ludah juga bisa terganggu kinerjanya oleh lima hal berikut.

Kelenjar ludah terdiri dari empat pasang, yaitu kelenjar parotid (di antara pangkal rahang dan telinga), sublingual (di antara dasar mulut dan bawah lidah), submandibular (di bawah lekuk rahang), dan bukal (di selaput lendir yang melapisi pipi dan mulut).

Sayangnya, banyak masalah yang dapat mengganggu fungsi kelenjar ludah dan menghalangi saluran ludah hingga mengakibatkan air liur tidak dapat mengalir ke rongga mulut. Padahal air liur membantu kita mengunyah dan menelan makanan, melindungi gigi dari bakteri, serta mengandung enzim yang memulai pemecahan makanan.

Ketika saluran atau kelenjar ludah bermasalah, akan muncul tanda-tanda seperti mulut kering, demam, nyeri, kelenjar ludah membengkak, dan ludah terasa tidak enak. Beberapa gangguan kelenjar ludah yang dapat terjadi pada manusia antara lain adalah:

Infeksi virus dan bakteri seluruh tubuh

Infeksi virus seperti gondong, flu, Epstein-Barr (EBV), cytomegalovirus (CMV), Coxsackie, dan HIV dapat menyebabkan pembengkakan pada kelenjar ludah. Beberapa ciri-ciri telah terjadi infeksi pada kelenjar ludah antara lain demam, sakit otot, nyeri sendi, kedua pipi (kelenjar parotid) bengkak, dan sakit kepala. Sedangkan infeksi bakteri paling sering memengaruhi kelenjar parotid. Gejalanya seperti demam, nyeri, dan bengkak pada salah satu sisi pipi.

Batu di kelenjar ludah (sialoliths)

Ini adalah penyebab umum kelenjar ludah membengkak. Karena air liur yang terus-menerus mengalir dari kelenjar ludah ke dalam mulut, terkadang, zat yang terkandung dalam air liur (seperti kalsium) dapat terkristalisasi hingga membentuk batu kecil berukuran 1 mm hingga beberapa sentimeter. Batu ini dapat menyumbat aliran air liur ke mulut dan membuat kelenjar ludah membengkak dan nyeri dari waktu ke waktu. Batu yang yang sudah menyumbat total akan membuat penderitanya merasakan nyeri yang tajam dan mendadak setelah makan. Jika sudah terinfeksi, abses bisa terbentuk dan membuat Anda merasa tidak enak badan.

Infeksi kelenjar ludah (sialadenitis)

Nah, jika saluran air liur ke dalam mulut terblokir, akibat selanjutnya adalah timbulnya infeksi bakteri pada kelenjar ludah yang bersifat lokal. Infeksi ini membuat kelenjar membengkak, menimbulkan benjolan di lapisan kulit di atasnya, dan mengeluarkan nanah yang berbau busuk ke rongga mulut. Tubuh Anda pun akan mengalami demam, merasakan nyeri yang luar biasa, dan akhirnya akan terbentuk abses. Sialadenitis memang lebih sering terjadi pada orang dewasa yang memiliki batu di kelenjar ludah, namun tak menutup kemungkinan dialami juga oleh bayi pada beberapa minggu pertama kelahiran.

Sindrom Sjögren

Sindrom Sjögren adalah gangguan autoimun di mana sistem kekebalan tubuh menyerang kelenjar yang mengeluarkan cairan, seperti kelenjar ludah dan air mata. Sekitar setengah dari penderita sindrom Sjögren juga mengalami pembesaran kelenjar ludah di kedua sisi mulut (lebih sering sepasang kelenjar daripada sebelah). Namun, pembengkakan ini biasanya tidak menimbulkan rasa sakit. Jika menyerang kelenjar ludah, tanda-tanda sindrom Sjögren antara lain mulut kering, muncul penyakit gusi, gigi rusak, sulit mengunyah dan menelan, batuk kering, suara serak, infeksi jamur dalam mulut, dan sulit berbicara.

Kista

Kista dapat berkembang di kelenjar ludah jika terjadi luka, infeksi, tumor, atau batu menghalangi aliran air liur. Namun, ada juga orang yang dilahirkan dengan dengan kista di kelenjar parotid. Ini adalah akibat gangguan perkembangan telinga. Kista kelenjar ludah dapat menyebabkan lendir kuning yang mengalir deras dan kesulitan makan, berbicara, serta menelan.

Kesehatan kelenjar ludah bisa dijaga dengan rajin merawat gigi. Oleh karena itu, yuk cegah gangguan kelenjar ludah dan kerusakan gigi dengan menyikat gigi minimal dua kali sehari. Jangan lupa gunakan benang gigi juga, yah, jika memang diperlukan.

Check Also

mengatasi batuk parah

Mengatasi Batuk Parah menggunakan Kurma Dan Susu

Mengatasi Batuk Parah menggunakan Kurma Dan Susu – Tak hanya dikonsumsi saat berbuka puasa, buah kurma …