Home / Tech / Kisah Embun & Fajar untuk Melihat Gerhana Matahari

Kisah Embun & Fajar untuk Melihat Gerhana Matahari

JAKARTA – Suasana Terminal Nusantara Pelabuhan Tanjung Priok tampak riuh. Ratusan orang mengantre untuk difoto oleh sekira enam panitia yang duduk berderet menyamping. Usai difoto, mereka akan mendapat kartu pengenal sebagai tanda peserta Ekspedisi GMT 2016 yang diselenggarakan oleh Kementrian Koordinasi Maritim.

Kakak beradik Embun (9) dan Fajar (7), terlihat sabar menanti giliran difoto. Terkadang keduanya celingak celinguk, mungkin mengamati aktivitas orang-orang yang “menumpuk” di tempat itu.

Embun dan Fajar jelas menarik perhatian. Pasalnya, mereka berdua terlihat paling muda dan kecil di antara ratusan orang yang mengantre. Bisa dibilang, Embun dan Fajar adalah peserta ekspedisi termuda.

Bagi Fajar melihat gerhana matahari total secara langsung adalah hal yang membuat dia penasaran. Bagaimana tidak, belakangan ini guru di sekolahnya kerap sekali bercerita soal gerhana. Pengertian gerhana matahari, Fajar hapal luar kepala.

“Gerhana matahari terjadi apabila matahari, bulan, dan bumi berada pada satu garis lurus. Bulan akan menutupi matahari sehingga bumi menjadi gelap beberapa saat,” kata bocah kelas 2 SD itu dengan lancar, Selasa (8/9/2016).

Tim ekspedisi GMT 2016 akan menyaksikan fenomena alam langka ini di perairan Bangka Belitung. Tim berangkat siang ini dari Pelabuhan Tanjung Priok. Ada 1.125 orang yang menjadi bagian ekspedisi ini, termasuk Fajar dan Embun.

Bagi Embun dan Fajar, naik kapal bukan hal baru. Namun baru kali ini mereka naik kapal sebesar Kapal Kelud milik PT Pelni. Hal yang dilakukan Fajar saat menyaksikan GMT adalah berfoto. Katanya untuk kenang-kenangan di masa depan.

“Mau foto, biar buat kenang-kenangan,” kata siswa SD Nurul Ilmi Medan ini.

Berbeda dengan adiknya, Embun lebih banyak diam. Namun dia juga mengaku penasaran dengan wujud matahari total sebenarnya. “Foto-fotonya sudah pernah liat, tapi pengen liat langsung,” aku Embun.

Embun dan Fajar bersama ayah mereka, Ichwan Azhari, yang merupakan seorang dosen pasca sarjana di Universitas Negeri Medan. Ichwan diundang menjadi pembicara dalam ekspedisi itu. “Ini akan menjadi pengalaman berharga buat anak-anak saya,” aku Ichwan.

Check Also

Kocak, saat Jokowi Ditanya Netizen Soal Hokage Ke-8 ‘Naruto’

JAKARTA – Akun Youtube Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengunggah video yang menjawab pertanyaan dari …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *