Home / Health / Fenugreek dan Manfaatnya Untuk Pengobatan Diabetes

Fenugreek dan Manfaatnya Untuk Pengobatan Diabetes

Fenugreek, tanaman yang sudah ada dan dimanfaatkan sejak zaman Mesir Kuno pada tahun 1500 Sebelum Masehi ini diduga dapat mengatasi diabetes.

Fenugreek adalah tanaman yang digunakan sebagai bumbu masakan atau penyedap di Timur Tengah, India, dan Mesir. Tanaman bernama latin Trigonella foenum-graecum ini bisa dimakan daunnya, namun yang terkenal untuk digunakan dalam pengobatan adalah bijinya yang kecil dan berwarna cokelat. Fenugreek mengandung karbohidrat, protein, kalsium, zat besi, fosfor, dan air yang tentunya bermanfaat dan membuat tubuh tetap dalam kondisi fit.

fenugreek dan manfaatnya untuk pengobatan diabetes - alodokter

Fenugreek dan Diabetes

Biji fenugreek dipercaya dan telah digunakan selama berabad-abad untuk mengatasi diabetes. Beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan yang telah dicampur dengan fenugreek diduga mampu menurunkan kadar gula darah setelah makan pada penderita diabetes tipe 1 atau tipe 2.

Ada satu penelitian yang menunjukkan diabetes tipe 2 dapat dikontrol jika makan 10 gram biji fenugreek yang telah direndam dalam air panas per hari. Ada pula studi lain yang mengemukakan jika melahap makanan yang dibuat dari tepung fenugreek bisa membantu mengurangi resistensi insulin pada penderita diabetes tipe 2.

Apa yang membuat fenugreek mampu menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes? Pertama, fenugreek disebut mengandung serat dan senyawa kimia lainnya yang diduga bisa memperlambat laju pencernaan dan penyerapan karbohidrat dan gula dalam perut. Kedua, fenugreek juga diduga dapat membantu memperbaiki cara tubuh menggunakan gula dan meningkatkan jumlah insulin yang dilepaskan.

Selain diabetes, fenugreek diduga mampu mengurangi lemak tubuh (yang digambarkan melalui skala Indeks Massa Tubuh) dan berat badan; mengobati berbagai penyakit seperti kolesterol tinggi, rasa panas, atau terbakar (perih) dalam perut (hearthburn) yang biasa terdapat pada gejala sakit maag, susah buang air besar (konstipasi), gangguan perut, encok, pengerasan arteri (aterosklerosis), demam, gangguan seksual, kebotakan, dan lain-lain. Namun, bukti dan penelitian lebih lanjut masih dibutuhkan guna mendukung berbagai dugaan tersebut.

Efek Samping Fenugreek

Meskipun alami, fenugreek yang dikonsumsi sebagai suplemen herbal ternyata memiliki efek negatif seperti kembung, diare, atau iritasi pada kulit. Fenugreek juga tidak boleh digunakan oleh pasien penyakit ginjal dan hati. Selain itu, tanaman ini juga diduga tidak aman apabila dikonsumsi oleh anak-anak.

Bagi Anda yang sedang hamil dan menyusui, disarankan agar tidak mengonsumsi tanaman fenugreek. Mengapa? Fenugreek kemungkinan dapat membuat kontraksi muncul lebih awal dan menyebabkan bayi yang baru lahir memiliki bau badan yang tidak biasa. Dan jika Anda mengonsumsi fenugreek untuk merangsang produksi air susu (ASI), sebaiknya diteliti dan dipertimbangkan terlebih dahulu. Sebab belum ada bukti yang mengesahkan pernyataan tersebut.

Jika Anda penasaran akan khasiat fenugreek dan ingin mencobanya untuk mengobati diabetes, disarankan untuk membicarakannya terlebih dahulu dengan dokter. Ini berguna untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi pada diri Anda.

Check Also

Apa Sajakah Tanda Dari Herpes Genital yang Perlu Kita Waspadai?

Apa Sajakah Tanda Dari Herpes Genital yang Perlu Kita Waspadai? – Salah satu penyakit infeksi menular …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *