Home / Health / Ekskresi Tubuh Manusia Tidak akan Terjadi Tanpa Organ-organ Ini

Ekskresi Tubuh Manusia Tidak akan Terjadi Tanpa Organ-organ Ini

Untuk menjaga keseimbangan zat-zat di dalam tubuh, keberlangsungan sistem ekskresi yang stabil merupakan sebuah keharusan. Fungsi sistem ekskresi bertujuan menghilangkan sisa materi-materi yang tidak dibutuhkan oleh tubuh.

Proses ekskresi dalam mengusir zat-zat yang tidak diperlukan tersebut dilakukan melalui pembuangan cairan dan gas. Proses ini mencakup pengeluaran urin, napas (ekshalasi), serta keringat. Sistem yang mengaturnya dinamakan sistem ekskresi.

ekskresi tubuh manusia tidak akan terjadi tanpa organ-organ ini - alodokterekskresi tubuh manusia tidak akan terjadi tanpa organ-organ ini - alodokter

Pada prosesnya, ada rangkaian organ tubuh yang terlibat secara langsung. Beberapa organ tubuh yang memiliki fungsi melakukan hal tersebut antara lain:

  • Ginjal

Ginjal merupakan salah satu organ utama di dalam proses pembuangan zat-zat yang tidak dibutuhkan tubuh. Berkat sistemnya yang canggih, ginjal setidaknya mampu memroses sekitar 190 liter darah untuk mendapatkan kurang lebih dua liter produk limbah dan cairan ekstra yang harus dibuang.

Limbah dan cairan ekstra ini kemudian diproses menjadi urine yang kemudian dialirkan menuju kantong kemih melalui saluran ureter. Di kantong kemih, urine akan berdiam diri hingga akhirnya penuh dan harus dikeluarkan. Dalam prosesnya ke luar tubuh, urine melewati saluran uretra.

Ginjal dilengkapi dengan kemampuan membedakan zat mana yang tidak berguna dan masih berguna. Jadi, selain menyaring limbah dan kelebihan cairan, ginjal juga mengembalikan zat-zat yang masih dibutuhkan tubuh. Ginjal akan menyortir bahan-bahan kimia yang bermanfaat, seperti natrium, fosfor, dan kalium untuk dikembalikan ke dalam sirkulasi tubuh melalui darah.

Pada penyakit gagal ginjal, tubuh gagal untuk mengeluarkan seluruh limbah dan cairan ekstra. Hal ini menyebabkan penumpukan cairan, elektrolit, dan zat buangan tubuh yang dapat mencapai kadar berbahaya. Selain menurunnya kadar urine yang dikeluarkan, dapat terjadi pembengkakan tangan dan kaki.

  • Hati

Organ lain yang tidak kalah pentingnya dalam sistem ekskresi tubuh manusia adalah organ hati. Organ ini berperan dalam metabolisme karbohidrat, asam amino, dan lipid. Di sinilah terjadi proses pengubahan nutrisi dari makanan menjadi zat-zat yang akan digunakan oleh tubuh. Hati juga menjadi tempat penyimpanan zat-zat yang dibutuhkan tubuh hingga pada saatnya nanti diperlukan.

Hati yang merupakan organ terbesar di dalam tubuh manusia ini juga berguna untuk mengambil zat-zat racun. Zat-zat yang berbahaya tersebut kemudian akan diubah menjadi zat yang aman bagi tubuh. Selain mengubah menjadi zat yang aman, hati juga akan memastikan bahwa zat-zat tersebut dikeluarkan dari dalam tubuh.

  • Kantong Empedu

Kantong empedu merupakan organ yang akan meneruskan cairan yang dihasilkan oleh organ hati. Organ ini merupakan tempat penyimpanan dan bertugas mengumpulkan cairan empedu.

Kantung empedu normalnya mampu menampung sekitar 30-80 ml cairan empedu. Saat kita mencerna makanan yang mengandung lemak, kantong empedu akan mengerut dan mengeluarkan cairan sedikit demi sedikit ke usus halus. Hal ini dilakukan agar makanan berlemak tersebut bisa dipecah menjadi tetesan lemak yang lebih kecil sehingga kian mudah untuk dicerna. Selain itu juga memecah etanol dan sisa-sisa asam lainnya (misalnya amonia) agar menjadi zat yang tidak berbahaya bagi tubuh.

Kantong empedu juga mengandung bilirubin yang merupakan pigmen empedu. Senyawa ini dibuat dari sel-sel darah merah yang sudah tua dipecah di dalam hati. Bilirubin merupakan substansi yang menjadikan urine berwarna kuning dan feses berwarna cokelat.

  • Kulit

Dalam sistem ekskresi, kulit berperan mengeluarkan keringat melalui kelenjar keringat yang tersebar di seluruh kulit pada tubuh. Salah satu tujuan keluarnya keringat adalah untuk menjaga suhu tubuh tetap sejuk. Keluarnya keringat dari kulit turut berdampak kepada keseimbangan kadar garam. Saat tubuh kepanasan dan berkeringat, maka tubuh akan menguapkan keringat untuk menjaga kelembapan. Dengan cara inilah kemudian tubuh kita akan didinginkan secara perlahan-lahan. 

  • Usus Besar

Jika semua organ di atas berperan dalam mengekskresi cairan dari tubuh, maka usus besar bertugas menyalurkan limbah tubuh dalam bentuk yang lebih padat, yaitu tinja. Semua limbah dari seluruh tubuh akan dikumpulkan di dalam usus besar sebelum dikeluarkan melalui anus.

Bagian ujung dari usus besar juga memiliki fungsi melakukan ekstraksi cairan sisa tubuh yang masih bisa digunakan untuk mempermudah mengeluarkan tinja.

Masalah akan timbul saat sistem ekskresi tidak berjalan dengan benar. Maka dari itu, menjaga organ-organ di atas agar berfungsi dengan baik dan benar wajib dilakukan. Jika memiliki gejala terkait fungsi organ-organ di atas, jangan segan-segan untuk menghubungi dokter.

googletag.cmd.push(function(){googletag.display(“div-gpt-ad-1450067495602-0”);});

Check Also

mengatasi batuk parah

Mengatasi Batuk Parah menggunakan Kurma Dan Susu

Mengatasi Batuk Parah menggunakan Kurma Dan Susu – Tak hanya dikonsumsi saat berbuka puasa, buah kurma …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *