Tech
Posted By doko

Ditundukkan Samator, Tim Putra Jakarta Pertamina Energi Gagal Segel Final


Proliga 2016

Sabtu, 7 Mei 2016 − 23:34 WIB

YOGYAKARTA – Diharapkan bermain lepas dalam laga penentu kelolosan ke final Proliga 2016, tim putra Jakarta Pertamina Energi malah tampil di bawah performa. Bertarung melawan Surabaya Samator pada laga terakhir hari kedua Final Four II Proliga 2016, di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Sabtu (7/5/2016) malam WIB.

Tim putra Jakarta Pertamina Energi (JPE) justru tidak tampil rileks dan tunduk 0-3 (20-25, 22-25 dan 15-25). Memang, seiring kemenangan 3-0 yang diraih Jakarta BNI Taplus atas Palembang Bank SumselBabel pada partai kedua. Menjadikan duel Samator vs JPE diibaratkan sebagai pertandingan penentuan kelolosan ke final.

Pasalnya, atas hasil tersebut BNI memimpin klasemen Final Four dengan nilai 11 dari 5 laga. Sedang Samator ada di urutan kedua dengan 8 poin dari 4 laga, diikuti oleh JPE dengan 6 poin juga dari 4 pertandingan. Dengan masing-masing menyisakan dua laga, maka nilai maksimum yang bisa direbut jika Samator dan JPE memenangkan pertandingan dengan skor 3-0 atau 3-1 atas lawannya adalah 6 poin.

Rupanya, walau Oktavian, pelatih tim JPE tidak membebani anak asuhnya harus menang atas Samator guna mengejar ketinggalan poin. Tapi Renato dan kawan-kawan malah justru tampil di bawah performa. “Ya, laga ini memang ibarat final. Kalau kami menang atas Samator dan dapat 3 atau 2 poin pun masih harus berjuang ekstra lagi mengatasi BNI di hari Minggu (8/5/2016). Tapi sepertinya hal ini justru membebani tim. Kami tampil di bawah performa,” kata Octavian berkilah seusai laga.

Mantan pemain Timnas Voli Indonesia itu menambahkan, “Kami dari tim pelatih dan manajemen, pas conditioning (Sabtu pagi) sudah menginstruksikan kepada anak-anak agar main lepas, tidak berusaha membebani. Tapi kami malah main tegang dan terus berada di bawah tekanan. Sebenarnya, prediksi kami Samator yang bakal terbebani menang, tapi justru kami yang tidak enjoy bermain. Kami akui, kami kalah pengalaman dari mereka, tidak rileks. Namun hasil ini (peringkat tiga) sudah lumayan bagus buat kami karena telah melebihi ekspektasi.”

Adapun dengan hasil ini, tim putra JPE dipastikan menyegel peringkat III Proliga 2016. Karena 6 poin yang mereka miliki tidak bisa dikejar lagi oleh tim peringkat buncit, Palembang Bank SumselBabel. Tim besutan coach Victor Laiyan tersebut baru meraih 2 poin dari 5 pertandingan dan mesti puas dengan label juara keempat. Lantas bagaimana dengan pertandingan terakhir Final Four II Proliga 2016, Minggu (7/5/2016)? Apakah tim putra JPE tetap akan menginjak gas pol saat melawan Jakarta BNI?

“Kami masih akan melihat lagi nanti di lapangan. Karena prediksi kami, BNI ada kans merotasi pemain utamanya. Karena selama sepekan ini mereka juga terkuras tenaganya buat lolos ke final,” tandas Oktavian.

(bbk)

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘Small-Leaderboard-468×60’); });

View Comments
There are currently no comments.