Home / Health / 7 Cara Mengatasi Sakit Punggung saat Hamil

7 Cara Mengatasi Sakit Punggung saat Hamil

Kehamilan bisa membuat tubuh kamu mengalami perubahan yang dapat memicu rasa sakit pada area punggung. Ketidaknyamanan tersebut biasanya terjadi saat babak kedua usia kehamilan.

Sakit punggung saat hamil biasanya terjadi pada sendi sakroiliaka (area di mana tulang panggul bertemu dengan tulang belakang).  Rasa nyeri dapat terasa ketika kamu membungkuk badan ke depan. Kamu juga mungkin akan mengalami kesulitan saat berjalan dalam waktu lama, mengangkat beban yang ringan, memakai dan membuka baju, bangun dari tempat tidur, atau berdiri dari posisi duduk.

7 Cara Mengatasi Sakit Punggung saat Hamil7 Cara Mengatasi Sakit Punggung saat Hamil

Ada beberapa hal yang memungkinkan kamu mengalami sakit pinggang saat hamil. Berikut penjelasannya:

Perubahan hormon. Tulang dan sendi kamu terhubung oleh jaringan ikat  bernama ligamen. Ketika hamil, tubuhmu memproduksi hormon relaxin yang memungkinkan ligamen menjadi rileks, dan persendian menjadi longgar guna mempersiapkan tubuh untuk melahirkan. Ligamen yang menopang tulang belakang juga turut terkena dampak hormon tersebut, yakni ligamen bisa menjadi longgar sehingga keseimbangan tubuh terganggu dan memicu rasa nyeri.

Pertambahan berat badan. Biasanya ibu hamil yang sehat akan mengalami kenaikan berat badan antara 11–15 kg. Tulang belakang yang bertugas menopang tubuh akan  terbebani dengan pertambahan berat ini,  sehingga menimbulkan rasa sakit pada area tersebut, khususnya punggung bagian bawah. Kamu juga lebih mungkin mengalami sakit punggung ketika kamu mengalami kelebihan berat badan.

Perkembangan bayi. Makin bertambah usia kandungan, makin besar janin dan semakin besar juga rahim sang ibu. Perkembangan ini bisa menekan pembuluh darah dan saraf di area panggul dan punggung.

Perubahan postur tubuh. Tanpa kamu sadari, postur tubuhmu mungkin secara bertahap akan berubah, karena kehamilan bisa menggeser titik berat atau pusat gravitasi tubuhmu. Demikian pula dengan gaya jalanmu.  Hal tersebut juga dapat menyebabkan sakit punggung.

Stres. Ketika stres, otot di bagian punggungmu mengalami ketegangan, yang akhirnya bisa terasa seperti sakit punggung.

Otot menjadi terpisah. Otot yang berjalan dari tulang rusuk ke tulang kemaluan mungkin terpisah akibat pembesaran rahim. Terpisahnya otot tersebut mungkin bisa memperburuk sakit punggung yang kamu alami.

Untuk meredakan ketidaknyamanan akibat sakit pinggang, kamu bisa melakukan hal-hal berikut ini:

Pijat. Mintalah pasanganmu untuk memijat lembut bagian punggung bawah dan otot-otot di seluruh punggung. Pijatan bisa meredakan rasa lelah, sakit otot, dan mungkin meringankan rasa sakit.

Kompres punggung. Kamu bisa mengompres punggung dengan handuk yang diisi oleh es batu. Kompres selama 20 menit selama beberapa kali dalam sehari. Setelah tiga hari, ganti dengan menerapkan kompres hangat dengan cara menempelkan botol berisi air panas ke punggung. Pengompresan ini mungkin bisa membantu meredakan rasa sakit. Hati-hati untuk tidak mengompres hangat perut Anda.

Perbaiki postur. Cobalah untuk tidak memutar badan saat mengangkat barang atau membungkuk saat duduk. Kamu juga disarankan untuk tidak berlama-lama pada satu posisi. Rasa sakit pada punggung juga bisa diredakan dengan cara tidur menyamping dengan menaruh bantal di antara lutut dan di punggung bawah saat duduk. Tegakkan punggung saat duduk, berdiri, atau lengkungkan punggung sesekali ke arah yang nyaman bagi Anda, juga dapat membantu meringankan nyeri punggung.

Olahraga. Rutin berolahraga bisa memperkuat otot dan meningkatkan fleksibilitas atau kelenturan, hal ini dapat mengurangi tekanan pada tulang belakangmu. Olahraga yang aman dilakukan semasa kehamilan yaitu dengan sepeda statis, berjalan, dan berenang.

Melakukan olahraga ringan yang bisa memperkuat otot perut juga bisa meringankan rasa sakit punggung. Caranya, kamu bisa mulai dengan posisi merangkak. Posisi tangan berada di bawah bahu dengan jari-jemari menghadap ke depan dan lutut berada di bawah pinggul.

Luruskan punggung Anda. Setelah itu, kamu bisa menarik otot perut punggung ke arah langit-langit hingga terlihat permukaan punggung melengkung. Kemudian kamu bisa menurunkan kepala agar leher dan pundak rileks. Namun ingat, jangan biarkan siku tangan menekuk. Pastikan punggung kamu di awal dalam posisi lurus, tidak melengkung ke bawah.

Lakukan gerakan tersebut secara perlahan dan berirama sebanyak 10 kali.

Akupuntur. Pengobatan alternatif ini mungkin bisa membantu meringankan rasa sakit. Ketika kamu memutuskan untuk melakukan akupuntur, pastikan kamu memilih praktisi yang terlatih dan berpengalaman.

Chiropractic. Manipulasi chiropractic pada tulang belakang bisa dibilang aman dilakukan selama kehamilan. Namun, konsultasikan dahulu kepada dokter kandunganmu sebelum melakukan perawatan ini dan pilih tempat praktik chiropractic yang terpercaya.

Minum obat. Obat yang bisa mengatasi rasa sakit ini dan aman dikonsumsi saat hamil yaitu Acetaminophen. Namun, kamu harus tetap mengonsultasikannya ke dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsinya.

Selama masa kehamilan, disarankan untuk tidak memakai sepatu high heels. Jika kamu ingin mengambil sesuatu di lantai, tekuk lutut kaki terlebih dahulu, jangan langsung membungkukkan tubuh.

Jika sakit masih berlanjut atau justru terasa makin parah, segera konsultasikan ke dokter.

googletag.cmd.push(function(){googletag.display(“div-gpt-ad-1450067495602-0”);});

Check Also

Apa Sajakah Tanda Dari Herpes Genital yang Perlu Kita Waspadai?

Apa Sajakah Tanda Dari Herpes Genital yang Perlu Kita Waspadai? – Salah satu penyakit infeksi menular …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *