Home / Health / 3 Fakta Squat Jump yang Perlu Kamu Ketahui

3 Fakta Squat Jump yang Perlu Kamu Ketahui

Sebagian orang mengatakan bahwa squat jump bagus untuk tubuh, tapi, sebagian lagi justru mengatakan bahwa squat jump bisa berbahaya dan menimbulkan cedera. Yuk, cari tahu kebenarannya dengan mengetahui tiga fakta squat jump.

Squat jump adalah salah satu gerakan olahraga yang dilakukan dengan posisi awal tubuh berdiri dan kaki dibuka lebar. Kemudian, tangan diletakkan di belakang kepala, lalu sedikit melompat dengan mendarat pada posisi setengah jongkok, hingga lutut tertekuk dan tidak melebihi jari-jari kaki.

3 fakta squat jump yang perlu kamu ketahui - alodokter3 fakta squat jump yang perlu kamu ketahui - alodokter

Squat jump biasanya dilakukan sebagai bagian dari pemanasan atau untuk mengencangkan otot bagian bawah tubuh. Namun, ada fakta lain yang perlu Anda ketahui agar tidak sembarangan dalam melakukan squat jump, terhindar dari bahayanya, dan mendapatkan manfaatnya.

Kenali Faktanya Sebelum Mencobanya

Berikut ini adalah tiga fakta squat jump yang perlu Anda ketahui agar tepat dalam melakukannya.

  • Half squat sebelum squat jump

    Squat jump mungkin bagus dilakukan sebagai pemanasan sebelum melakukan olahraga utama. Tapi ternyata, sebelum melakukan squat jump, ada baiknya Anda lebih dulu melakukan half-squat. Half squat ini dilakukan seperti squat jump, hanya saja tanpa melakukan gerakan melompat. Half squat ini dilakukan sebagai bentuk pemanasan, sehingga performa squat jump meningkat karena adanya peningkatan aktivitas otot.
  • Hindari lakukan squat jump jika Anda memiliki kondisi ini

    Anda mengalami meniskus robek? Jika iya, maka Anda disarankan untuk tidak melakukan squat jump. Meniskus (pelapis sendi lutut) yang robek biasanya terjadi pada atlet. Meski begitu, kondisi ini juga bisa disebabkan kondisi lain seperti bertambahnya usia, melakukan aktivitas yang menyebabkan berat tubuh tertumpu penuh di lutut, dan lutut memutar secara terpaksa. Jika Anda mengalami meniskus robek Anda akan merasakan nyeri, lutut kaku, dan bengkak.
  • Lakukan squat jump dengan baik untuk menghindari kondisi ini

    Jika Anda ingin melakukan squat jump, ada baiknya Anda melakukan squat jump dengan benar dan tidak berlebihan. Kenapa? Karena sekalipun gerakan ini bagus untuk tubuh bagian bawah, tapi jika dilakukan secara berlebihan dan tidak dengan benar maka bisa mengakibatkan cedera. Salah satu jenis cedera yang mungkin terjadi adalah nyeri patellofemoral. Ini merupakan kondisi di mana tulang dan jaringan lunak sekitar tempurung lutut, seperti bantalan lemak di bawah patela, tendon, jaringan sinovial (pelapis sendi lutut), serta jaringan ikat sendi, terasa nyeri. Pada kondisi tertentu, nyeri patellofemoral dapat menyebabkan peradangan pada sinovial atau cairan minyak sendi. Selain itu, bisa juga menyebabkan meniskus robek, sakit punggung, dan terkilir.

Bagi Anda yang berlatih atau berolahraga dengan memanfaatkan otot tubuh bagian bawah (contohnya lari dan melompat), Anda bisa memulai dengan berlatih squat jump. Meski begitu, melakukan squat jump dengan ceroboh atau tidak hati-hati, dan dalam posisi yang salah justru dapat menyebabkan cerdera. Disarankan melakukan half squat sebelum melakukan squat jump, dan hindari melakukan squat jump secara berlebih.

googletag.cmd.push(function(){googletag.display(“div-gpt-ad-1450067495602-0”);});

Check Also

Apa Sajakah Tanda Dari Herpes Genital yang Perlu Kita Waspadai?

Apa Sajakah Tanda Dari Herpes Genital yang Perlu Kita Waspadai? – Salah satu penyakit infeksi menular …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *